DPRD Luwu Lakukan Kunjungan Ke DPMD Kukar Guna Pelajari Tata Kelola Pilkades Transparan
(Kunjungan DPRD Luwu ke DPMD Kukar/pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan
desa mendorong Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu, Sulawesi
Selatan, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
(DPMD) Kutai Kartanegara pada Senin (10/11/2025).
Studi tiru tersebut
difokuskan pada praktik Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) yang
dinilai berhasil berjalan efektif dan transparan di Kukar.
Hal tersebut diungkapkan
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Kukar, Poino saat
dikonfirmasi Selasa (11/11/2025).
Diungkapkannya pertemuan
itu berlangsung penuh keakraban. Dikatakannya para anggota legislatif Luwu
menyimak secara mendalam setiap tahapan yang diterapkan DPMD Kukar dalam
mengelola Pilkades PAW, mulai dari pembentukan panitia, pengawasan, hingga
keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan.
Ia juga menegaskan bahwa
keberhasilan penyelenggaraan Pilkades PAW tidak hanya diukur dari aspek
administratif, tetapi juga dari tingkat kepercayaan publik terhadap proses yang
dijalankan.
“Kami selalu menekankan
pentingnya transparansi dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahapan,
karena hal itu menjadi kunci penerimaan hasil oleh semua pihak,” ujar Poino.
Lebih lanjut Poino
mengatakan selain pemaparan teknis, delegasi DPRD Luwu juga mendapatkan
gambaran nyata melalui dokumentasi dan studi kasus dari pelaksanaan Pilkades
PAW sebelumnya.
“ Mereka menilai
pendekatan DPMD Kukar dalam meredam dinamika politik lokal layak dijadikan
acuan dalam penyusunan peraturan daerah mereka,”katanya.
Pembahasan turut
menyinggung pentingnya koordinasi lintas perangkat daerah serta sinergi dengan
Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjaga netralitas dan akuntabilitas
proses.
“ DPMD Kukar juga
memperkenalkan sistem dokumentasi digital yang mendukung keterbukaan informasi
publik dalam setiap tahapan pemilihan,” jelasnya.
Diakui Poino pada
kesempatan itu DPRD Luwu juga mengapresiasi penyampaian yang sistematis dan
komprehensif dan pihal DPMD Kukar.
“ Mereka menilai
pengalaman Kukar sebagai contoh nyata implementasi regulasi yang sejalan dengan
prinsip tata pemerintahan desa yang baik dan profesional,” terangnya.
Poino pun mengatakan
melalui kegiatan ini, diharapkan kedua daerah tidak hanya bertukar gagasan,
tetapi juga mempererat jejaring antarlembaga pemerintahan daerah.
“ Studi tiru semacam ini tentu kita ingin dapat menjadi
sarana pembelajaran kolektif untuk memperkuat praktik demokrasi di tingkat
desa,” pungkasnya. (Adv/Tan)